Posts

Showing posts with the label Ibu Profesional

Jurnal 1: Identifikasi Masalah

Image
Bismillahirahmannirahiim Hari ini, Kamis 6 Juli 2023 Di rumah sakit Bintang Amin Kamar 6345 Menulis jurnal pertama, mencoba menyemangati diri kembali supaya kembali terhubung dengan komunitas, do some rhing, finish one thing and be happy Be brave, Be real Be you

Jurnal 2 : Kelas Kupu-Kupu

Mentor dan mentee Mendengar dua kata ini sepertinya berbinar.. Karena membayangkan belajar..belajar..belajar.. dan berbagi. Dan bagian yang paling membuat binar adalah dengan orang-orang baru dan ilmu baru pendukung ilmu utama yang difokuskan. Pertama kaliembuat profil menjadientor dengan tema kesehatan mental. Tidak lebih 12 jam sudah ada yang mendaftar sebagai mentee,, mashaaAllah.. Satu orang dari IP wilayah Lampung dan satu orang dari IP Asia. Memulai obrolan pertama dengan dalam dan sambutan bahagia. Kemudian bertanya apa yang melandasi mereka memilih menjadientee dengan tema kesehatan mental. Alasan pertama menyatakan bahwa ingin menjaga stabilitas emosi dan mengakui bahwa saat ini sering mengalami gejolak emosi. Alasan kedua karena sesuai dengan mind map nya dengan tetap menjaga komunikasi dan ingin mengetahui konselling. Ternyata ada surprise... Hari berikutnya disapa ternyata ada yang mengundurkan diri dengan alasan ternyata tidak sesuai dengan mind mapnya. Its okey masih ada ...

Jurnal Puasa Minggu ke 2: Posting Hal-Hal Membahagiakan di Sosmed

Image
Sudah 2 Minggu atau lebih berita-beruta Pandemik Covid-19 ini memenuhi media sosial dan secara langsung ataupun tidak langsung telah mempengaruhi kondisi emosi masyarakat yang mengaksesnya. Bukan lagi ini hoax atau bukan, semua sama saja berita buruknya selalu berdampak pada kecemasan yang membacanya. Gemas dan marah juga ketika mendapati teman satu komunitas yang konsisten membagikan berita yang mengandung kecemasan dan ketakutan itu. Iya okey, Semua harus ada posisinya Porsinya Dan sisinya Tinggal kau menempatkan dirimu pada sudut pandang yang mana. Buat tandingan Posting berita-berita yang menenangkan kan Patok rasa syukur mereka Bukakan sudut pandang yang lain Dan tersenyumlah Apapun yang terjadi Seberat apapun Pasti ada akhirnya Pasti ada hikmahnya Maka, nikmat mana lagi yang akan kau dustakan? Puasa Minggu ini ada beberapa terjeda, tapi memiliki tingkat keberhasilan pelaksanaannya 80 persen, dan bahagia 😍 Tetap sehat Tetap beraktivitas di rumah Tetap berkarya di ruma...

Day 14: Tantangan 30 Hari: Konsisten Konselling & Couching

Image
6 April 2020 Work out.. its simple but have a big smile Konselling diri sendiri Meningkatkan durasi workout dan berkeringat itu meningkatkan hormon kebahagiaan dan daya tahan tubuh serta daya tahan stress.. love it. Cobain ya gaess..😍. Konselling & Couching keluarga; Anak-anak berhasil membuat jadwal mandiri dan ada kegiatan peningkatan life skill.. they almost have fun for cooking. Untuk keluarga jauh, sudah memahami bagaimana melakukan isolasi mandiri dan bagaimana bersikap jika ada tetangga dekat dinyatakan positif covid-19. Konselling & Couching lingkungan sekitar: Mengusulkan untuk warga membuat masker mandiri dengan atau tanpa mesin jahit dan memberikan fakta bahwa memakai masker menimbulkan rasa aman dan tenang sehingga menghindarkan dari rasa cemas dan takut untuk imunitas tubuh yang stabil. Memberikan video tutorial membuat masker dan mengusulkan membuat bersama anggota keluarga, kita tunggu besok cerita bahagia mereka. Konselling untuk komunitas: Hari ini ada satu kl...

Day 13 : Tantangan 30 Hari: Konsisten Konselling & Couching

Image
5 April 2020 Berdampak itu membahagiakan.. Seketika banyak menerima chat dari lingkungan sekitar, menanyakan bagaimana tips relaksasi dan banyak juga yang mengirimkan testimoni bahwa rutin melakukan relaksasi bisa menurunkan sensasi fisik yang mereka rasakan. Untuk keluarga menjadi lebih terbuka dan mampu membagi perubahan emosi yang dialami secara personal. Berdiskusi itu asik Ada transfer ilmu Ada perpindahan ilmu Dan ada rasa bahagia menyelinap Bahwa konselling untuk kesehatan mental perempuan Indonesia mulai berdampak di lingkunganku dan berkembang di keluargaku.. Alhamdulillah.. Tetap sehat Tetap beraktivitas di rumah Tetap berkarya di rumah Tetap bahagia Biiznillah

Day 12: Tantangan 30 Hari: Konsisten Konselling & Coching

Image
4 April 2020 Burn out... Hari ini Sabtu dan memasuki simptom burn out terberat. Apatis dengan komunitas IP Apatis dengan Klien yang menyapa via chat Apatis dengan berita Covid-19 Lalu dalam hati berkata:  Apa yang sudah kulewati, lalu makna apa yang ingin Allah aku pelajari? Aku menarik kembali diriku sekuat tenaga tetap dalam jalurnya; Konsisten menebar manfaat dengan konsisten Konselling di masa Pandemik ini. Elsy , ini adalah masa-masa terberat untuk orang lain; baground ilmumu dan suamimu telah menjadi garda terdepan. Tebarlah manfaat sebanyak mungkin, gunakan kesempatan ini.. Dan selalu berhasil.. Kembali memberikan batas waktu pada diri sendiri untuk mengambil posisi "nothing to do' dalam 60 menit dan harus kembali ke jadwal setelah.. Tantangannya? Semua jadwal menjadi mundur teratur dan saya harus mengejarnya untuk kemudian kembali dinamis. Konselling untuk diri sendiri : Done Konselling untuk Keluarga: Mensupport mereka dengan makanan sehat dan hari ini minum es jeruk ...

Day 10: Tantangan 30 hari: Konsisten Konselling & Couching

Image
30 Maret 2020 Allah punya rencana maha sempurna. Konselling diri sendiri: Hari ini kurang fit, dropp dan agak sesak. Melakukan relaksasi nafas dan akhirnya izin keluar rumah dengan mutar komplek tanpa turun motor dengan menggunakan masker. Alhamdulillah setelah Isha kondisi membaik dan bisa kembali tersenyum. Terus mendeteksi emosi, pemicu dan akhirnya melakukan hal-hal yang bisa membuat diri ini lebih baik.  Konselling Keluarga; Meminta anak-anak menceritakan pengalaman mereka dalam menata kbali kamarnya, apa yang mereka rasakan, apa yang di pikirkan dan punya rencana apa kedepannya. Alhamdulillah hasil positif menghasilkan insight kondisi bersih dan suasana baru memberikan aura positif untuk emosi dan pikiran.  Keluarga jauh ; Hanya rutinitas bertanya kabar, selebihnya tidak mengabarkan kondisi yg lagi dropp karena khawatir menimbulkan kecemasan. Lingkungan sekitar: Tidak terlaksana, kondisi sedang tidak memungkinkan dan energi kurang baik. Untuk komunitas; Menerima Curhat d...

Day 9: Tantangan 30 Hari: Konsisten Konselling & Couching

Image
29 Maret 2020 Do what you can do..  Konselling untuk diri sendiri: Hari ini sedikit drop, sakit di dada dan sepertinya butuh sedikit bergerak bakar kalori, kena sinar matahari dan makan makanan pedas. Biiznillah 😍 Konselling Keluarga: Ini hari Minggu, saat nya 'me time' dengan mengubah posisi kamar dan berbersih semaksimal mungkin, lalu esok hari menceritakan apa yang dirasakan setelahnya, penasaran kan? 😍 Untuk suami, agak sedikit dipaksa untuk work out! Diajak plank hanya sanggup 40 detik.. its work, still healthy ya pak dokter 😍. Untuk keluarga jauh, berkabar melalui VC apa yang dirasakan hari ini? Rencana masak apa? Dan sudah menyusun menu untuk Minggu depan ? Yeayy.. semua harus punya planning untuk menumbuhkan harapan 😍 Untuk Lingkungan sekitar, suppport dilakukan penyprotan rutin untuk lingkungan. Berlakukan karantina perumahan dengan menutup portal dan mengendalikan alur keluar masuk hanya untuk warga yang berkepentingan.. stay healthy semua 😍 Untuk Komunitas: Hari...

Day 8: Tantangan 30 Hari : Konsisten Konselling & Couching

Image
28 Maret 2020 Stay Positif, Allah always Loveable  Konselling diri sendiri: Alhamdulillah sampai hari ini nikmat sehat Allah limpahkan untukku dan keluarga. Allah Maha Tahu ummatnya, Allahu Rabbi lingdungi aku, keluargaku dan seluruh kaum muslimin dan muslimat di seluruh dunia dari Covid-19. aamiin. Konselling untuk keluarga: Berdiskusi tentang kesehatan adalah nikmat, rasa syukur yang riil adalah dengan menjaganya dengan ikhtiar aktivitas sehat, olahraga dan beramal dalam kesehatan. Support suami yang sudah mulai cemas dengan kesiagaan APD yang minim, biiznillah, Allah bantu suamiku dan seluruh tim medis.. aamiin Untuk keluarga jauh: stay konek dan daling memberikan support untuk tetap positif dan menjaga kesehatan tubuh dengan ikhtiar aktivitas dan multivitamin dan #tetapdirumah. Untuk Lingkungan sekitar:  Hari ini hanya membantu menyaring berita HOAX dan terus memotivasi untuk menyebarkan berita-berita baik saja. Untuk Komunitas: Siaga di jam 9-12 WIB untuk konselling IP Jo...

Day 7 : Tantangan 30 Hari; Konsisten Konselling & Couching

Image
27 Maret 2020 Allah dulu, Allah lagi, Allah terus Konselling untuk diri sendiri: Mencoba mendeteksi hari ini apa yang bisa membuat bahagia dan full energi. Hey.. masak mie instan, pake cabe gunung, pake telor dan di tambah irisan daun bawang. Favorite dan Hoon bahagia hadir untuk hari ini Alhamdulillah. Konselling untuk keluarga: Membuat perjanjian membuat ruang aktivitas bersama di ruang khusus, jadi kamar memang untuk istirahat dan WAJIB selalu rapi dan bersih serta siang hari wajib matikan AC dan buka jendela untuk sirkulasi alami dan terpapar matahari langsung. Untuk keluarga lainnya, memberikan info untuk cek n ricek berita-berita HOAX dan menyarankan untuk melakukan treaen tambahan yaitu media sosial distancing secara konsisten untuk mengurangi sesnsai cas untuk jiwa dan raga.  Untuk lingkungan sekitar: Menyarankan untuk memilih berita yang menenangkan dan cek n ricek berita-berita HOAX dengan mengakses berita hanya pada situs -situs resmi. Tetam melakukan sosial distancing m...

Day 6:Tantangan 30 Hari: Konsisten Konselling & Couching

Image
26 Maret 2020 Covid Will be Gone soon.. inshaAllah Diri Sendiri: Mulai terbiasa dan menguatkan diri dengan doa ketika melepas suami kerja bertemu pasien-pasiennya. Selain itu berikhtiar dengan menyiapkan air mandi, sabun cair dan hand sanitizer di depan rumah untuk digunakan suami sebelum masuk rumah. Allah sungguh Engkau sebaik-baiknya pelindung.  Untuk Keluarga: Membiasakan anak-anak untuk tidak menyambut di depan pintu sebelum ayahnya selesai mandi dan ganti baju di depan rumah. Menjelaskan mengapa ada perubahan dan menerima perubahan emosi anak-anak. Dalam keluarga besar tetap memotivasi untuk saling menjaga kesehatan, tetap di rumah dan selalu terkoneksi dengan menggunakan media zoom dan vc.  Lingkungan sekitar: Memotivasi pekerja (tukang sayur) langganna. Untuk terus berfikir positif, terus bahagia dan memberikan vitamin gratis.  Untuk ibu-ibu selalu mengingatkan untuk menjaga jarak dan mengaktifkan group-group WA sebagai media pengajian dan arisan. Untuk komunitas ...

Day 5: Tantangan 30 Hari : Konsisten Konselling & Couching

Image
25 Maret 2020 Sejarah Pandemik Covid-19 Untuk diri sendiri: Hari ini mulai dropp, mungkin lelah; batuk, flu dan pusing. Madu di pagi hari, Relaksasi nafas, menekan area dada untuk imunitas booster dan berolahraga. Mengevaluasi beberapa kegiatan yang kurang gerak fisik dan mengeliminasinya. Ini serius, puasa sosial media harus segera di laksanakan untuk kesehatan mental.  Keluarga: Chat di group mengaktifkan semua untuk mulai menyaring informasi yang masuk dan memotivasi untuk dapat memilih berita-berita positif dan menghindari berita bersifat negatif apalagi menimbulkan kecemasan. Menyarankan untuk gerak fisik dengan mendownload aplikasi 7 menit work out.  Lingkungan sekitar: Memotivasi untuk warga perumahan menunda jadwal pengajian dan arisan. Memberikan vitamin gratis untuk Tukang sayur keliling sambil terus berpesan untuk jaga jarak, jaga kesehatan dan selalu berdoa mohon perlindungan. Lalu berterimakasih untuk kesediaan mereka menyediakan bahan pangan untuk perumahan. Komu...

Day 4: Tantangan 30 Hari : Konsisten Konselling & Couching

Image
23 Maret 2020 Masih dengan kondisi yang Allah saja yang tahu bagaimana kondisi hati..  Konsisten Konselling untuk diri sendiri: Meningkatkan ibadah dengan rutin berzikir, menambah durasi dan menyemangati diri untuk konsisten. Konsisten Konselling untuk Keluarga: Menerima kecemasan anak dan mengajak mengalihkan dengan kegiatan di rumah. Menerima cemas suami dan terus memberikan motivasi untuk tetap berfikir positif. Mengkoreksi berita-berita HOAX di group keluarga dan menyebarkan berita dan video yang menenangkan. Konselling untuk teman: Tetap menjalankan #DutaStayAtHome  Dan memotivasi bertambahnya duta-duta lainnya. Di Lingkungan : Memberikan vitamin untuk Tukang sayur langganan, memberikan berita-berita preventif untuk perumahan supaya menunda kerumunan dan menjaga jarak. Di komunitas : Mengusulkan dan menjadi volunteer untuk tim psikolog dalam penanganan kecemasan dalam kondisi pandemik.  Tetap sehat Tetap berkarya Tetap bahagia Biiznillah

Day 3: Tantangan 30 Hari : Konsisten Konselling

Image
Hari ke 5 #StayAtHome Menarik satu orang untuk dijadikan duta #StayAtHome dan memotivasinya untuk menarik 1 orang juga untuk ikut #StayAtHome dan terus memantau via chat setiap harinya. Saya pilih sahabat saya Nora karena dia terlalu banyak alasan ketika diajak untuk diam di rumah, padahal sedang batuk pilek dan demam (masuk ODP). Dengan apa saya menahannya untuk diam di rumah?  Saya ajak diskusi Saya berikan alternatif solusi Dan saya beri reward 1 hari satu coklat beng-beng..  Its okey, seusia dia 24 tahun masih suka jika diberi reward.. Its okey,, usaha ku akan kubuat maksimal dengan terus melakukan konselling tentang pentingnya untuk diam di rumah saat ini.  Selanjutnya momen di rumah Suami sebagai dokter dan kemarin di Puskesmas memeriksa 50 pasien dan ada beberapa ODP, dan hari ini mengalami panas, demam, batuk dan nyeri sendi. Memberikan konselling bahwa semua akan baik-baik saja, ini hanya faktor kelelahan dan mari meningkatkan imunitas dengan tetap bahagia dan ko...

Day 2: Tantangan 30 Hari: Konsisten di Konselling

Image
Hari kedua tetap menjalin komunikasi, memantau dan mengevaluasi para kader yang ikut membantu mensukseskan edukasi yang dimulai dari para lansia.  Satu pelajaran yang berkesan adalah: para Lansia RW 09 memiliki sikap positif terhadap kematian, namun tetap bersedia menjalankan langkah-langkah preventif yang di sosialisasikan sebagai upaya ikhtiar maksimal. MashaaAllah. Untuk menyebarkan lebih banyak hal-hal positif untuk menguatkan imun di seputaran kenalan, saya putuskan membagi tips singkat untuk melaksanakan relaksasi nafas untuk menurunkan kecemasan. Dipilih media FB untuk penyebaran meskipun di sisi lain saya juga memutuskan untuk puasa FB pada aplikasi jualan online dan membaca berita-berita bersifat menakuti dan teror dengan sumber yang tidak jelas. Sehingga beresiko meningkatkan kekhawatiran berlebihan dengan situasi pandemik saat ini, FB adalah aplikasi yg saya anggap RENTAN.. maka lebih baik puasa FB.  Langkah ke kedua setelah edukasi..  Selanjutnya menjadi Duta ...

Day 1: Tantangan 30 Hari TETAP Konselling dan Couching

Image
Apa yang bisa tetap dibagikan dan tetap diterapkan dalam situasi ini ? Dimana sesungguhnya konselling dengan sasaran kognitif sangat diperlukan dalam masyarakat saat ini. Saat wabah Corona sudah dinyatakan sebagai pandemi oleh WHO dengan kehadiran makhluk mutasi dari Corona bernama Covid 19.  Saya memutuskan membantu tugas suami sebagai garda terdepan (Dokter) untuk menghadapi situasi ini dengan ikut dalam tindakan PRENVENTIF.  Bagaimana orang-orang yang saya kenal dan orang-orang yang saya temui tidak menjadi pasien dengan posisi ODP ataupun PDP, sehingga mengurangi rsiko suami saya kontak dan menangani pasien Covid 19 ini. Bismillah sebelum keberangkatan pulang ke Bandar Lampung menyempatkan diri mengedukasi RW 09 Buasaran dengan memberdayakan para Kader untuk mendapatkan pengarahan dan edukasi mengenai Corona, pencegahan dan edukasi memutus mata rantai penyebaran. Dimulai dengan kader lansia, Memberikan psikoedukasi bagaimana menurunkan tingkat kecemasan dalam situasi ini d...

Aliran Rasa Kelas Telur-Telur

Image
Lucuuuuu.. Suka dengan framenya Dan Alhamdulillah kelas telur-telur telah terlewati.  Perasaannya?  Legaaaa dan bahagiaa.. Karena melewati proses ini butuh perjuangan untuk saya. Bagaimana saya mampu membuat beberapa jalur prioritas antara peran saya di ranah domestik dan peran saya di ranah sosial serta peran saya di ranah  akademik.  Saya ingin semua berjalan Saya bahagia ketika saya dipenuhi kesibukan Saya bahagia ketika bertumbuh Dan saya bahagia ketika saya berhasil melewatinya.. Mari terus melangkah Terus saja berjalan Jangan berhenti 😍 😍 😍 😍  #Bundacekatan #kelas telur-telur #instituteIbuProfesional

(17) Membangun Karakter Anak Melalui Dongeng

Image
Ini Minggu, Artinya Quality Family Time Dan diselipkan diwaktu menjelang penutupan hari untuk Me time yah Bunda 🤗. Sekedar minum coklat panas dan semangkok besar mie instan dengan potongan cabe rawit, itu mungkin bisa menjadi alternatif energi booster untuk aktivitas dannrutinitas esok hari 😁. Merangkum kebersamaan selama 17 hari di blog ini, menjadikan moment yang mengalirkan rasa untuk satu catatan tema: Membangun karakter anak melalui dongeng. Bahwa mendongeng adalak kegiatan sederhana yang sungguh kaya manfaat, baik untuk anak, untuk orang tua serta untuk kelekatan hubungan timbal balik keduanya. Mari kita rangkum beberapa manfaat mendongeng : 1. Mempengaruhi Perkembangan Kognitif anak. Kisah dongeng banyak mengandung informasi, dari informasi tersebut anak secara tidak langsung belajar memahami informasi, korelasi sebab akibat dan belajar menganalisa. Dengan rangkaian proses tersebut pemikiran anak akan terus bertumbuh dan menstimulasi anak untuk berfikir kritis dan mening...

(16) Membangun Karakter Anak Melalui Dongeng

Dunia anak adalah dunia yang penuh imajinasi, karena mereka belum mampu berfikir secara kongkrit. Hampir semua stimulasi akan mengarah pada imajinasi anak dalam mengartikannya, sesuai dengan pengalaman yang disimpan di memorinya. Perlu kita perhatikan ketika masa balita anak sebisa mungkin kita berikan stimulasi untuk kemampuan imajinasinya. Karena dengan kemampuan imajinasi yang baik akan membantu anak kelak dapat bersosialisasi dengan mudah dan memiliki kemampuan adaptasi yang baik dilingkungan yang baru. Bagaimana cara mudah menstimulasi imajinasi anak ? Sssstttt.. Ini bisa kita lakukan dengan mendongeng untuk mereka.. MasyaAllah  😍. Semangat Bunda.. 😍 🏵 Hari ke 16 🏵 Hari ini mendapatkan kabar bahwa Ayah, mba Nina dan adik hakam beli makan kesukaan mereka. Yaitu Mie Nomani, mi yang dimasak dengan api tunggu dan di campur telor arak arik dan irisan sayur dan tomat yang segar. Mi ini memang enak dan punya aroma khas dari arang yang me...

(15) Membangun Karakter Anak Melalui Dongeng

Terkadang memang kita harus menyadari bahwa fikiranlah yang berat, ketika kita jalani dan berhasil melewatinya, ternyata semua baik-baik saja. Begitupun dengan mendongeng, jika kita sudah terbiasa kadang ide-ide dongeng itu bertebaran begitu saja dan saya pribadi menyadari bahwa dongeng telah menstimulasi saya untuk berprilaku spontan dan alami, sudah mulai mengurangi "Ja'im" yang gak jelas untuk membersamai anak, dan ini menyenangkan Gaeess.. #eehh 😂. Dari kisah sebelumnya sudah dikupas banyak sekali manfaat dari mendongeng, nah masih belum tergodakah para bunda soleha untuk memulainya? 🤗🤗 🏵 Hari ke 15 🏵 Setting kali ini diwaktu pagi sebelum berangkat sekolah. Seperti biasa Ayah, Mba Nina dan Hakam video call dulu dan seru-seruan ga bertema jelas 😂. "Bunda Tatam sudah pakai shampo" "owhh,, pantesan sudah bersih, wangi dan ganteng anak bunda" " Tatam makan mie bund"...

(14) Membangun Karakter Anak Melalui Dongeng

Bahasa membantu kita berfikir, membuat penyimpulan, mengambil keputusan yang sulit dan menyelesaikan masalah ( Amsel & Byrnes, 2001). Ketika kita memperhatikan definisi diatas tentunya kita akan setuju jika saya menyimpulkan bahwa mestimulasi kemampuan bahasa pada anak adalah hal yang penting untuk tahapan tumbuh kembangnya. Dannkabar gembiranya adalah, menstimulasi kemmpuan bahasa pada anak dapat dilakukan dengan cara mudah namun efeknya maksimal, bagaimana caranya ? Jawabannya adalah dengan mendongeng 😍🤗. 🏵 hari ke 14 🏵 Hari ini menjelang magrib hakam meminta video call sama bunda, jarak sungguh bukanlah hal yang menjadi penghalang untuk melaksanakan komunikasi produktif, Alhamdulillah kemajuan teknologi telah menjadi perantara dan sangat membantu untuk tetap bisa berkomunikasi produktif. Sebenarnya sore menjelang magrib adalah jadwal Hakam bermain sepeda keliling komplek dengan teman-temannya, kali ini temannya sepi dan dia me...