Bismillah.. Mengabarkan pada dunia tentang kepedulian akan kesehatan mental bukanlah sebuah ekspektasi saya karena saya merasa belum melakukan sesuatu yang besar seperti layaknya teman-teman yang lain di Komunitas Ibu Profesional. Dimulai dengan mencermati dinamika kondisi mental member ketika tergabung disalah satu regional, menjadi fasillitator dalam jenjang kelas komunitas dan kemudian pindah domisili lalu masuk ke regional lainnya. Saya mendapati fenomena yang sama yaitu kasus innerchild dan konflik internal yang ter- repress yang akhirnya menjadi penghambat untuk menjadi individu yang maksimal dalam perannya sebagai perempuan, sebagai istri dan sebagai Ibu hal ini cenderung belum terurai dan belum tertangani secara ‘profesional’ dalam komunitas. Diakui ada sebagian member yang bergabung dengan latar belakang berbagi ilmu, mengambil peran melayani atau mungkin membutuhkan wadah eksistensi. Namun, hendaknya kita tidak menutup mata bahwa ada sebagian orang yang bergabung d...