Stress, cemas dan berbagai emosi negatif seperti sedih, kecewa, marah kesal, jenuh dan penat sesungguhnya tidak bisa kita hindari secara penuh. Hal ini karena adanya perubahan-perubahan dalam kehidupan yang berlangsung cepat dan kompleks. Terutama di masa Pandemi saat ini (Covid-19) yang telah mengusung perilaku baru (New Normal). Emosi marah akhirnya menjadi salah satu emosi negatif yang paling sulit diatasi. Padahal rasa marah yang terus menerus bergejolak dapat menimbulkan suasana hati yang tidak nyaman, menjadi lebih iritabel (sensitif) dan tidak tenang. Hal ini akhirnya dapat menimbulkan tekanan psikis yang lebih berat. Pengelolaan rasa marah yang kurang efektif juga mampu menimbulkan dorongan dendam dan ingin melampiaskannya. Sesungguhnya bahaya marah menurut para ahli psikologi dapat dilihat dari tiga perspektif, yaitu: 1. Bahaya psikologis Hal ini berhubungan dengan tekanan psikososial dan infark jantung. Dibuktikan dengan penelitian bahwa pasien yang mengalami infar...