Menjadi Mentor itu tantangan ditengah aktivitas lainnya yang menjadi prioritas di luar komunitas. Secara tidak langsung mengingatkan saya sendiri, sungguh dari awal untuk tergabung dalam beberapa komunitas sebaiknya memang memiliki tujuan. Sehingga ketika kita dihadapkan pada masa jenuh dan harus memilih lagi skala prioritas, kita tidak mudah menyerah begitu saja dengan menatap kembali apa sesungguhnya tujuan awal kita bergabung. Itu yang akhir-akhir ini terjadi di saya. Ditengah kegiatan konselling dan berbagai kegiatan relawan sejiwa nasional saya harus tetap menyelesaikan tugas di beberapa komunitas. Hampir menyerah dan membiarkan begitu saja, tapi dengan membuka kembali tujuan akhir, ternyata membuat energi pelan-pelan kembali muncul. MashaaAllah.
Menetapkan beberapa sheet dalam tujuan awal dan target-target dengan time line sudah dari awal saya lakukan. Namun memang beberapa hal yang mengharuskan saya kembali menarik timeline lebih panjang. Karena memang ide yang saya tawarkan belum begitu familiar dan mungkin masih dianggap belum penting. Its okey, ada masa dan ada waktunya, tapi setidaknya saya pelan-pelan menyadarkan, inshaaAllah.
Menetapkan target dalam mentorship juga harus sedikit sabar karena mentee ternyata juga mahasiswi yang dikejar-kejar tugas profesi, ikuti saja alur dan tetap saja pada tujuan masing-masing. InshaaAllah semua akan berjalan dengan baik. Karena yang terpenting; JANGAN PERNAH BERHENTI.
Sementara posisi saya sebagai mentee memilih mentor dengan kegiatan baking. Karena saya sedang menjalani projek keluarga untuk diri sendiri kemudian menjadi bahan penelitian selanjutnya berupa bentuk-bentuk intervensi untuk perempuan berupa kegiatan dalam rumah yang dilakukan bersama ternyata memberikan efek kesehatan mental yang signifikan. Terutama di baking. Ketika dilakukan bersama, melihat hasilnya dan tertawa bersama ketika belum berhasil. Ada saatnya tersenyum bangga ketika berhasil. Dan dalam masa karantina karena Pandemi kegiatan bersama di dapur untuk keluarga bisa meningkatkan attachment dan meningkatkan kesehatan mental keluarga secara berkala.
Alhamdulillah mendapat mentor yang ssuai dan bisa memfasilitasi saya untuk terus bereksperimen dengan baking dan terus memperhatikan perkembangan kesehatan mental anggota keluarga sendiri. Kegiatan boleh apa saja, tujuannya adalah bahagia bersama.
#ElsyHidayat
#Jurnal3&4
#KelasKupu-kupu
#BundaCekatan
#IbuProfesional
Comments
Post a Comment