Konsisten dengan jadwal
Lelah karena liburan
Ketiduran dan
Tiba--tiba terbangun dan ingat ada yang belum tuntas dikerjakan.
Ini sekedar mengingatkan ketika suatu saat aku kembali membuka catatan ini dan mengetahui bagaimana punya "deadline" itu disisi lainnya mampu memacu seseorang untuk lebih kreatif dalam hal-hal yang tidak terduga.
Ketika di minggu pertama kelass telur-telur telah mendapatkan "insight" bahwa banyak beraktivitas, mampu meyusunya sesuai dengan urutan prioritas telah begitu membuat saya bahagia.
Saya bahagia ketika sibuk
Saya bahagia ketika banyak 'deadline'
Saya bahagia ketika semua itu sudah terlewati...
Hingga ada beberapa skill yang memang benar-benar saya maksimalkan supaya kebahagiaan saya akan bertambah dan saya mampu menularkan kebahagiaan itu pada diri orang-orang terdekat, lingkungan sekitar dan dirasakan oleh alam semesta.
A. Saya butuh meningkatkan keterampilan manajemen waktu.
Bagaiman semua mampu saya susun dalam sebuah jadwal-jadwal tiga bulanan sebagai bentuk jadwal jangka panjang. Lalu bagaimana memecahnya menjadi tujuan-tujuan jangka pendek yang dipecah sistem mingguan.
B. Saya butuh memperkuat 'support system'.
Sebagai komitmen tugas belajar dengan kondisi yang LDM butuh penguatan support sistem terutama disaat mulai merakan lelah dan jenuh. Belajar bagaimana berkomunikasi efektif dengan tantangan jarak, belajar bagaimana muncul motivasi untuk segera berkumpul dalam keutuhan yang disegerakan.
C. Memperkuat Motivasi Internal
Bagaimana suatu sistem akan menjadi lebih kuat dan kokoh jika dari dalam diri individu mempunya motivasi yang berasal dari TUJUAN individu yang sejalan dengan TUJUAN individu lain yang didekatnya. Bahwa kesamaan 'track' atau kesamaan jalan yang dipilih dalam keluarga telah mampu memperkuat akar sebua bkebahagiaan individu.
Belajar dan terus belajar
Revisi
Evaluasi
Dan berbahagialah dengan membahagiakan orang lain.
Catatan indah dalam detik terakhir karena ketiduran saat liburan dadakan..
Comments
Post a Comment