(8) Membangun Karakter Anak Melalui Dongeng
- Get link
- X
- Other Apps
Bila kita sudah melewati beberapa hari mendongeng di keluarga dan merasakan betapa binar bahagia di mata anak-anak itu nyata, maka mungkin saat itu engkau akan memahami sebuah arti kata "kecanduan" 😅😅 kecanduan mendongeng ada kecanduan yang efek sampingnya adalah kebahagiaan yang nyata. Tidak perlu belajar secara profesional, sekarang kita bisa melihat dan memodifikasi lewat kecanggihan teknologi. Kita bisa mencontek tema dongeng yang banyak ditulis oleh para blogger, kita bisa mencotek juga via buku atau kejadian-kejadian yang kita alami dan bahkan kita bisa membuka youtube dan menggali banyak ide dongeng disana. Hanya butuh kemauan dan quota internet tentunya 😂.
Kalau sebelumnya kita banyak membahas tentang manfaat mendongeng, kali ini saya lebih tertarik untuk bertanya: Bagaimana cara kita mengetahui kalau sang anak merasa nyaman dan menikmati dongeng yang sedang kita ceritakan?.
Jawabannya, kita bisa lihat dari reaksi dan ekspresi wajah anak ketika mengikuti cerita kita. Mereka akan tertawa ketika kita menceritakan bagian cerita yang lucu, ketika masuk disessi cerita penuh tantangan ekspresi wajah berubah menjadi tegang dan yang terakhir ketika kita selesai mendongeng, anak kita tersenyum manis dan mendekat dengan manja sambil berkata : " nanti ndongeng lagi ya.. "
Hayoklah kita mendongeng Bunda 🤗
🏵 hari ke 8🏵
"Tatam bunda punya dongeng baruuuuu" sedikit bernada tinggi untuk menarik perhatian tatam ketika bunda menawarkan untuk mendengarkan dongeng.
Tentu saja ini adalah matra terampuh untuk membuat dia mendekat dan memperhatikan. Kali ini cerita saya ambil online dan mencerifakan ulang sama persis. Kenapa? Karena saya suka temanya dan akan menstimulasi pendengar cerita tersebut untuk memiliki karakter yang positif yaitu sedekah. Berikut dongengnya.
Kisah Tukang Kebun Rajin Sedekah
Pada suatu hari, ada seorang musafir yang sedang berjalan di padang pasir, tiba-tiba saja seorang musafir itu mendengar suara dari langit, "Siramilah kebun milik siFulan."
Dan setelah si musafir mendengar suara itu tiba-tiba hujan turun sangat derasnya, menyirami kebun milik si Fulan. Si Musafir pun terlihat keheranan, dan dari rasa penasarannya si musafir pun mencari pemilik kebun tersebut.
Setelah si musafir bertemu dengan si pemilik kebun dia pun bertanya kepada si pemilik kebun
"Siapa namamu?" tanya si musafir
"Fulan, Mengapa bertanya tentang namaku?" jawab si pemilik kebun
"Saat aku sedang berjalan dipadang pasir tiba-tiba aku mendengar suara di langit, yang memerintahkan hujan untuk menyirami kebun milikmu. Dan tidak lama setelah suara itu hujan pun turun. Aku sangat keheranan dan penasaran, sebenarnya amalan apa yang engkau perbuat?" Tanya si musafir.
"Mungkin karena aku sering sedekahkan sepertiga tanaman yang tumbuh dari kebunku, sepertiganya aku buat makan bersama keluargaku, dan sepertiganya lagi aku biarkan." Jawab si Pemilik kebun.
Sumber dongeng : https://guruceritaku.blogspot.com/2017/03/dongeng-tukang-kebun-yang-rajin-sedekah.html?m=1
#Tantangan10Hari
#Level10
#KuliahBunsayIIP
#GrabYourImagination
- Get link
- X
- Other Apps
Comments
Post a Comment