Jurnal 1: Identifikasi Masalah

Image
Bismillahirahmannirahiim Hari ini, Kamis 6 Juli 2023 Di rumah sakit Bintang Amin Kamar 6345 Menulis jurnal pertama, mencoba menyemangati diri kembali supaya kembali terhubung dengan komunitas, do some rhing, finish one thing and be happy Be brave, Be real Be you

(1)Games Level 4 BunSay; Gaya Belajar Anak

πŸ‰πŸ‰πŸ‰πŸ‰πŸ‰πŸ‰πŸ‰πŸ‰πŸ‰

Bismillahirahmannirahiim..

❤GAME LEVEL 4 ❤

*Gaya Belajar Anak*

Setiap anak memiliki kecerdasan. Namun, kemampuan anak untuk memahami sesuatu tergantung pada gaya belajarnya.

Bisa jadi, dominan hanya pada satu gaya belajar saja, namun bisa juga gabungan dari beberapa gaya belajar.

Maka, tentu sesuatu yang menyenangkan ya kalau bisa menemukan gaya belajar anak, pasangan kita atau mungkin kita sendiri untuk memaksimalkan kecerdasan yang dimiliki.

Naah, kali ini, tantangan serunya adalah

πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰

πŸ‰ Pilih *satu anak saja* yang akan Anda amati dan tuliskan gaya belajarnya.

Seperti tantangan sebelumnya terpilih kembali Hakam yang akan menjadi subjek pengamatan, mengapa Hakam? Karena usianya baru 3 tahun dan masih suka berubah-ubah dalam gaya belajarnya. Sementara kakaknya sudah berusia 11 tahun, sudah memiliki gaya belajar yang sudah nyaman untuknya.

πŸ‰ Hasil pengamatan ;

Sesungguhnya sebagai konsellor fingerprint anlysis saya pribadi telah mendeteksi gaya belajar anak dengan aplikasi fingerprint. Jadi saya dari jauh hari sebelum games ini telah memulai menstimulasi anak dengan gaya belajar yang dominan. Beradasarkan hasil fingerprint Analysis dari ETOS FingerPrint Anlysis Bandar Lampung, Hakam terdeteksi memiliki gaya belajar dominan kinestetik dan auditory. Lebih cepat memahami dan cepat menghafal melalui gerakan dan suara.

Hari ini saya meminta Hakam untuk mengelompokkan beberapa barang dengan kategori yang dipilihnya, yang menjadi sumber belajar adalah sekeranjang mainan nya.

Yang kemudian terjadi,
Hakam dengan semangat membongkar box mainan nya dan segera membuat tumpukan-tumpukan kecil yang dianggapnya sebuah kelompok.

"Wah, banyak yah kelompoknya"

"Hehehe bagus Bunda"
"Bagus ini, ini kelompok apa nak?"
"Ini kelompok Bagus Bunda"
" owalah.. bagus apanya"
"Mainan yang Tatam suka"
"Oh begitu.."
"Kalau ini, kelompok apa?"
"Itu mainan kesukaan mba Nina"
"Ini kan mainan Tatam nak?
"Iya bunda, tapi kalau tatam main sama mba Nina suanya mainan ini"
"Oh begitu, anak pinter"

Geli dan lucu,
Ketika saya meminta pengelompokan dengan apa yang dia pahami, maka hal yang terjadi terkadang diluar predikisi kita. Memang benar adanya bahwa kesempatan dan kepercayaan pada anak kita secara maksimal akan memaksimalkan juga kemampuannya.

MasyaaAllah Tabarakallahu, anakku Hakam. Semoga Allah selalu menjagamu nak. Aamiin.





#harike1
#Tantangan10hari
#GameLevel4
#GayaBelajarAnak
#kuliahBunSayIIP

πŸ‰πŸ‰πŸ‰πŸ‰πŸ‰πŸ‰πŸ‰πŸ‰πŸ‰

Comments