(1)Games Level 3 BunSay IIP: Melatih Kecerdasan
- Get link
- X
- Other Apps
Bismillah..
"Proyek Tematik Kecerdasan "
1⃣ partner proyek : Hakam (3 Tahun 6 bulan)
👧🏻 *pilih salah satu anak* untuk melakukan proyek bersama dalam tantangan minimal 10 hari ke depan.
2⃣ kecerdasan yang akan dilatih dalam proyek bersama : "Logika Matematika"
3⃣ tema proyek : "Pilih Mana ?"
💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝
Kebiasaan kita dipagi hari adalah kehebohan dalam menyiapkan sarapan dan membuat kesepakatan terlebih dahulu sarapan apa kita esok hari menjelang tidur. Tentu ada beberapa pilihan karena biasanya selera berbeda-beda. Tentu saja akan memakan banyak waktu dan tenaga jika semua pilihan di eksekusi di hari yang sama. Kebetulan memasuki tantangan games level 3 adalah melatih kecerdasan bersama, maka yang saya pilih untuk diri saya sendiri adalah melatih kecerdasan Interpersonal untuk mampu memahami dan meningkatkan empati dengan baik terutama untuk keluarga inti. Bernegosiasi dengan gembira dan menciptakan suasana persiapan sarapan dengan bahagia. Sementara untuk partner saya hari ini saya rencanakan untuk menstimulasi kecerdasan Logika matematikanya.
Bunda (B) : " sesuai kesepakatan sebelumnya hari ini kita sarapan martabak sosis yah nak, sudah binda siapkan di meja depan. Silahkan sayang.. "
Setiap pagi saya menyiapkan sarapan dimeja ruang tamu dekat pintu keluar rumah, kami memiliki kebiasaan sarapan sesaat sebelum berangkat. Inilah yang membuat saya mengambil keputusan sarapan diruang tamu, untuk akses keluar yang lebih dekat dan bisa merasakan hawa dingin pagi hari yang segar. Saya meletakan martabak telor dipiring yang besar dan menyediakan beberapa piring kecil dan gelas minum yang berbeda ukuran.
Hakam (H): " Bunda, yang mana punya Tatam?"
B : "Hakam mau minum teh atau makan dulu?"
H : "Makan Bunda"
B :" mau berpa martabaknya?"
H: " Mau banyak bunda, tatam suka"
B:" Oke, bunda siapin yah sayang"
Lalu saya menyusun piring-piring kecil dan meletakan martabak sosis kedalam piring dengan jumlah yang berbeda-beda, ada yang isi 1, isi 2, isi 3 dan isi 4 martabak dalam satu piring.
B :" sudaaaah... nah Hakam boleh pilih dan ambil piring yang berisi martabaknya banyak"
H:" sayaaangg Bundaa 🙎"
Dan diapun memilih martabak yang isinya 2, saya agak tertegun karena saya fikir dia akan mengambil yang isinya 4.
B :" Hakam pilih piring itu?"
H:" Iya Bunda"
B:" kenapa ? Kan ada piring yang isinya lebih banyak nak?"
H:" yang itu buat mbak Nina (nunjuk yg isi 3), yang itu buat Ayah ( nunjuk yang isinya 4)
B: " kok gitu..?"
H :" mba gede dari Tatam, Ayah paling gede dari mbak "
B : "oohh gitu.. kalau bunda yang mana?"
H :" Bunda itu (nunju yg isi 1)"
B: "knapa bunda dikit?"
H: " kata Bunda mau diet, makannya ga banyak "
Oalaahhh... rupanya anakku sudah paham konsep banyak dan sedikit, ukuran besar dan kecil, dan kerempongan bundanya yang mau diet yangvtak kunjung terlaksana.. 😂😂😂. Sempat tertawa geli.. dan masih penasaran dengan alasannya mengapa memilihkan jumlah martabak dengan postur badan dari kakak dan ayahnya. Karena masih banyak yang harus disiapkan menuju berangkat sekolah dan kerja, saya tunda dulu bertanya sampai menjelang tidur malam.
💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝
#tantangan_hari_ke...
#kelasbunsayiip3
#game_level_3
#kami_bisa
- Get link
- X
- Other Apps
Comments
Post a Comment