(3)Games Level2: Melatih Kemandirian Anak
- Get link
- X
- Other Apps
Bismillahirahmannirahiim
Memasuki hari ke tiga dan masih suasana long week end.
Tantangan kemandirian anak kali ini di lakukan di area publik. Mulai dari bagaimana dia mengenali kenyamanan diri dan memenuhi kebutuhannya ketika di area publik. Masih banyak sekali butuh instruksi dan pemahaman serta latihan ..latihan..latihan.. lebih ekstra karena ini adalah area publik. Bagaimana menjaga adap dan melakukan aktivitas secara nyaman tanpa mengganggu hak kenyamanan orang lain di sekitar kita.
Adap makan yang tidak sambil lari atau duduk diatas meja yang memang ukuran mejanya sangat menggoda Hakam untuk di jadikan tempat duduk, karena ukurannya adalah meja lesehan yang jika di ukur posisinya di bawah lututnya. Tantangan kedua yaitu memberikan pengertian makan tidak sambil berbicara dengan intonasi dan suara yang bisa mengganggu kenyamanan orang lain. Perlu lebih dari 3 kali instruksi dan mengingatkan kalau suara dan intonasinya hakam perlu di perkecil. Dan dia semakin memahami beberapa hal tentang area publik. Tentunya ini tidak lepas dari pandangan mata dari orang-orang disekitar. Tetap tersenyum dan rileks.. enjoy the games 😊.
Ketika makanan sudah tersaji di meja makan, ternyata ukuran peralatan makan ( piring, gelas) dan penataan tidak memungkinkan Hakam untuk menyiapkan peralatan dan perlengkapan makannya sendiri. Jadi piring yang besar itu dibantu bunda untuk didekatkan di depan tubuhnya sementara menyendok nasi di lakukan sendiri olehnya dengan bantuan Bunda mendekatkan tempat nasi dan memiringkannya sedikit supaya mampu tergapai oleh tubuhnya yang masih kecil.
Saat makan dia memperhatikan ayahnya makan ternyata menggunakan sendok dan garpu. Hal yang belum pernah dia coba, katena Hakam baru velajar makan langsung menggunakan tangan dan makan dengan hanya menggunakan sendok tanpa garpu. Melihat hal itu dia mulai penasaran dan ingin meniru ayahnya.
"Tatam mau makan kayak Ayah pake arpu Bunda"
Sedikit lucu memperhatikannya praktek. Duduk disebelah ayahnya dan memperhatikan cara ayahnya makan sambil sesekali dia memperaktekkan sendiri tanpa makanan berkali-kali, hanya untuk memastikan cara memegang sendok dan garpu serta cara menggerakkannya sudah benar dan dia bisa melakukannya.
Tampak dia bersemangat sekali dalam praktek sendok dan garpu kali ini, makanan banyak yang tumpah dari pada masuk kemulut dikarenakan koordinasi tangan menuju mulut belum begitu terlatih.. bahagia melihatnya mau dan begitu bersemangat belajar "life skill" ini. Semoga kelak semangat belajarmu akan terus memacu dirimu menjadi Hamba Allah yang terus mempunyai energi meraih Ridho Allah. Aamiin
Hari ketiga dengan tantangan di area publik, semakin memantapkan diri untuk menjadi lebih baik lagi untuk para calon penghuni surga yang Allah titipkan.
Alhamdulillah
Lahaulawala quata Illah billah
#Hari3
#Tantangan10Hari
#Level2
#KuliahBunSayIIP
#MelatihKemandirian
- Get link
- X
- Other Apps

Comments
Post a Comment