NHW 3 IIP, Selasa 30 Mei 2017
- Get link
- X
- Other Apps
NICE HOMEWORK #3
📚MEMBANGUN PERADABAN DARI DALAM RUMAH 📚
setelah saya belajar tentang "Membangun Peradaban dari Dalam Rumah" maka pekan ini saya belajar mempraktekkannya satu persatu. InshaaAllah dimudahkan,.aamiin.
👨👩👦👦Nikah
Bagi anda yang sudah berkeluarga dan dikaruniai satu tim yang utuh sampai hari ini.
a. Jatuh cintalah kembali kepada suami anda, buatlah surat cinta yang menjadikan anda memiliki "alasan kuat" bahwa dia layak menjadi ayah bagi anak-anak anda.Berikan kepadanya dan lihatlah respon dari suami.
Berikut surat cinta yang saya buat dan kirimkan melalui WA 😊
================ 💖 💖 ================
Bismillahirahmannirahiim..
Untuk suamiku,,
Percayalah ternyata butuh perjuangan untuk benar-benar memahami bahwa tugas ini hanyalah jalan untuk menyadarkanku betapa selama ini istrimu hanya memikirkan keluhan-keluhan dan sangat sedikit bersyukur.
Dalam instruksi dinyatakan bahwa "jatuh cintalah kembali kepada suami mu". 😨 Wahai suamiku ternyata satu kalimat ini sudah cukup membuat istrimu ini diam terperangah dan meneteskan air mata. Iyah benar, kunci ini yang sesungguhnya harus istrimu lakukan untuk mampu tetap berjalan dan menyadari bahwa semua yang Allah ciptakan di Alam Semesta ini adalah bergerak dan bertumbuh. Sementara diriku dalam urusan mencintaimu masih dengan cinta yang lama, yang jika disetarakan adalah cintanya ABG, cinta anak kemaren sore yang belum paham bahwa dunia ini sangat jauh lebih luas dibanding tempurung kelapa.
Sungguh berlebihan, karena aku saat ini masin sama, yaitu mengharapkanmu menyerahkan semua waktumu untukku, mengampuni semua kesalahan-kesalahan yang sama tanpa keinginan untuk menjadi lebih baik, memimpikan kehidupan bak putri raja dengan seribu pelayan, dan menganggap hatiku adalah kaca indah yang mudah pecah. Padahal dari semua tindakan dan kepercayaanmu, memberikan informasi bahwa dirimu selalu meyakinkan bahwa aku adalah istrimu yang memiliki hati seindah dan sekuat berlian. Hanya rasa syukur yang kurang, hanya rasa syukur yang kurang, sekali lagi hanya rasa syukur yang kurang. Astafirullah hal adziiim, ampuni hambamu ini ya Allah, maafkan aku wahai suamiku.
Suamiku maafkan aku masih dalam lingkaran dan menyentuh hatimu dengan rentang waktu yang ternyata sudah lama terhenti, ingatanku terhenti pada sosok lelaki 15 tahun yang lalu, yang gigih memperjuangkanku dalam penolakan, mengambil alih semua tanggung jawab kesalahanku dalam perlindungan, melakukan apapun sesuai perintahku untuk sebuah senyuman dan hadir setiap waktu dengan atau tanpa permintaan, membiarkanku dalam area nyaman. Tanpa kemampuan pemahaman dalam diriku jika itu terus kau lakukan maka aku istrimu tidak akan mendapatkan kesempatan untuk bertumbuh dan berproses menjadi seindah kupu-kupu. Bahwa tanggungjawabku telah berubah dari seorang putri menjadi istri dan ibu dari anak-anak calon penghuni surga.
Bahwa sekarang bukan hanya tentang diriku, tentang impian ku dan tentang hayalan mimpiku. Bahwa sudah lama diwaktu yang lalu bahwa AKU seharusnya telah menjadi KITA, bahwa impianku adalah Impian keluarga yaitu aku,dirimu dan anak-anak kita, dan bahwa mimpi yang tertinggi adalah berkumpul kembali di Jannah-Nya. Bahwa dirimu sekarang dalam perjuangan untuk mengabulkan mimpi bersama bukan hanya tentang diriku, bukan hanya diriku sekali lagi bukan hanya diriku.
Tidak akan pernah habis jika aku hanya terfokus dan terus mengamati semua kelemahanmu, tidak akan pernah selesai dan yang pasti itu semua akan membuatku melupakan semua kelebihanmu. Membuatku menjadi manusia kufur dan egois.
Melihat usahamu dalam menyamankan diri sendiri untuk semua permohonan anak perempuan kita, mengingatkan dia di waktu Sholat, sekuat tenaga menahan emosi ketika marah padanya, berusaha selalu antar jemput sendiri dia sekolah ditengah kesibukanmu kerja, bukankah aku terlambat menyadari bahwa itu semua adalah hal baru untukmu, yang dulu belum pernah engkau lakukan bahkan belum pernah engkau pelajari dan telah engkau lakukan dengan ikhlas tanpa keluhan. Betapa Naif istrimu ini ya sayang ? 😣aku malu..
Melihat usahamu mengisi dan memenuhi pertmintaan anak lelaki kita, mengajaknya ke Mesjid, menjaganya dan mengambil alih semua tugas istrimu ketika istrimu sakit atau hanya ingin keluar rumah dengan alasan 'me time'. ini seharusnya sudah sangat layak aku syukuri dan menyadari sungguh engkau adalah lelaki terbaik dalam mendampingiku dan Ayah terbaik untuk anak-anak. Tapi kembali putri raja ini sangat terlambat menyadarinya,, aku sungguh malu 😩.
Maka mulai hari ini dan seterusnya di sisa umur ini..
Mari kita selalu berposes wahai suamiku...
Aku menunggu tepat dibelakangmu, menunggu memulai langkah, memulai mengubah apa itu bahagia, mulai mencari makna penciptaan diriku, dirimu dan diri anak-anak kita. Aku telah mulai merajut kembali banyak cinta untukmu, banyak syukur untuk hadirnya dirimu. Ampuni aku untuk terhentinya waktu dalam ingatanku tentang sosok dirimu yang sekarang ternyata jauh lebih baik dari 15 tahun yang lalu.
Semoga Allah selalu menautkan hati keluarga kita dalam cinta yang sesungguhnya, cinta karena Allah semata.
Jangan pernah berhenti mencintaiku dengan caramu, tautkan selalu aku dalam doaku dan tariklah tanganku dan anak-anak dari panasnya api neraka.
Menjadi istrimu adalah anugrah terbesar yang selama ini aku lupa untuk mensyukurinya.
Terimakasih telah menjadi suamiku
Aku mencintaimu karena Allah 😍😚💓
Dari Istrimu,
Elsy Junilia
=============== 💖💖 =====================
b.Lihatlah anak-anak anda, tuliskan potensi kekuatan diri mereka masing-masing.
Alhamdulillah tugas point b ini sedikit lebih mudah untuk saya, karena ini sudah saya lakukan sebelumnya dengan alat deteksi atau dengan cara observasi. Berikut ini datanya ;
1. Zaskia (mba Nina )
Anak pertama kami ini adalah perempuan, perempuan hebat yang memiliki kecerdasan Bahasa. Memiliki banyak kosa kata yang baik, senang membantu Bunda dalam kegiatan rumah tangga dan sangat telaten jika menjaga adiknya yang berumur 2,9bulan. Memiliki hafalan Al Quran jauh lebih banyak dari saya Bundanya 😥.
2. Hakam, (adek Tatam)
Dominan ke perasaan, sangat peka dan peduli dengan situasi emosi orang lain terutama Bundanya, cepat meminta maaf ketika melakukan kesalahan, senang bongkar pasang semua barang dan tidak suka melihat mainannya rapi, sepertinya wajib diberantakin kalau bisa seisi rumah 😂😂.
================ 👩👦=====================
Note ;
Kata-kata pertama setelah dia membaca surat cinta ini sebelum berangkat taraweh adalah ;
"Panjang banget suratnya? "
Kata kedua
" ini siapa yang buatin? Yayank copy paste yah ??"
Ahahahhahaa,,, naseb saya "ngenes banget " yahh,, saking jarangnya ngirim surat cinta jadi yang dikirim gak percaya gitu,, 😂😂😂
Tapi aku menangkap senyum diantara dua kalimat itu, itu sudah lebih dari cukup untukku. Alhamdulillah 😊😊
Terimakasih NHW IIP 😙
c. Lihatlah diri anda, silakan cari kekuatan potensi diri anda. kemudian tengok kembali anak dan suami, silakan baca kehendak Allah, memgapa anda dihadirkan di tengah-tengah keluarga seperti ini dengan bekal kekuatan potensi yg anda miliki.
1. Potensi diri saya ;
Mampu introspeksi diri, punya rasa peduli dan empati yang kuat, percaya diri dan senang berdiskusi atau berbagi ilmu.
2. Mencoba membaca kehendak Allah, tentang alasan mengapa saya dihadirkan dalam keluarga saya ?
Bismillah, ini sungguh terasa berat, belum yakin mampu memahami seutuhnya,, Bismillah,,Bismillah..
Saya diminta Allah untuk terus mendampingi suami dan memberikan support secara psikis, membantunya dalam beberapa hal yang menjadi kelemahannya sementara hal ini adalah kelebihan saya, berkomunikasi dengan baik ke orang lain dan memberi motivasi untuk terus bermanfaat bagi orang lain dan lingkungan. Sementara untuk anak-anak mereka hanya butuh contoh bagaimana yang baik dan bagaimana melakukan sesuatu dengan benar 😢. Semoga InshaaAllah .
================ 👪 ==================
d. Lihat lingkungan dimana anda tinggal saat ini, tantangan apa saja yang ada di depan anda? adakah anda menangkap maksud Allah, mengapa keluarga anda dihadirkan disini?
Bismillah,
Melihat keadaan lingkungan sekarang, inshaaAllah saya diharapkan mampu mengajak untuk rukun dan saling menyayangi sesama tetangga, memiliki lebih banyak kegiatan rohani dan sali g menjaga anak-anak selayaknya anak-anak bersama. Sementara yang lain saya belum yakinnnn... 😩😩😳
Banyak hal menurut saya ya g harus diperbaiki dari lingkungan, semoga kedepan saya bisa lebih yakin.
=================== 👣👮👩👴👧============
Setelah menjawab pertanyaan - pertanyaan tersebut di atas, sekarang belajarlah memahami apa sebenarnya "peran spesifik keluarga" anda di muka bumi ini.
Selamat membaca hati dan menuliskannya dengan nurani. Sehingga kata demi kata di nice homework #3 kali ini akan punya ruh, dan menggerakkan hati yang membacanya.
Salam Ibu Profesional
/Tim Matrikulasi Ibu Profesional/
- Get link
- X
- Other Apps
Comments
Post a Comment